Sudutpandang.co.id, Jombang – Menempatkan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kepolisian Resor (Polres) Jombang menggelar pertemuan silaturahmi dan dialog terbuka bersama perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari 11 kampus yang tersebar di Kabupaten Jombang.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban di Graha Kresna, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Jombang, Senin (11/5/2026), mulai pukul 14.00 WIB. Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Jombang dalam membangun pendekatan humanis serta menjembatani komunikasi antara lembaga kepolisian dengan kaum intelektual muda, yang dinilai memiliki peran vital sebagai pengontrol sosial dan penghubung aspirasi masyarakat.
Wakapolres Jombang, Kompol Syarlis, S.I.K., M.I.K., mewakili Kapolres AKBP Ardi Kurniawan, SH., S.I.K., CPHR, memimpin langsung jalannya pertemuan tersebut didampingi sejumlah Pejabat Utama Polres Jombang.
Wakapolres Jombang, Kompol Syarlis, S.I.K., M.I.K., menyampaikan dengan tegas bahwa forum ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan ruang interaksi dua arah yang sangat dibutuhkan.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk membangun komunikasi yang erat dan baik antara kepolisian dengan rekan-rekan mahasiswa. Kami menyadari bahwa mahasiswa memiliki peran besar sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus berfungsi sebagai kontrol sosial dan politik di tengah masyarakat. Oleh karena itu, forum ini kami buka lebar-lebar sebagai wadah bagi kalian untuk menyampaikan pendapat, kritik, maupun masukan demi menciptakan situasi Jombang yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Kompol Syarlis.
Lebih jauh, Kompol Syarlis berharap hubungan baik yang terjalin hari ini dapat melahirkan kerja sama nyata. Pihak kepolisian mengajak elemen mahasiswa untuk turut ambil bagian aktif dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, terlebih di tengah dinamika situasi nasional yang berkembang belakangan ini.
“Semoga silaturahmi ini mempererat ikatan persaudaraan kita. Kami sangat berharap sinergi ini berdampak langsung pada terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat di Jombang. Polri tidak bisa bekerja sendiri, dukungan dan kerja sama dari rekan-rekan mahasiswa sangat kami butuhkan demi kenyamanan seluruh warga,” tambahnya.
Langkah yang diambil Polres Jombang ini mendapatkan sambutan positif dan apresiasi tinggi dari seluruh perwakilan BEM yang hadir. Mereka menilai inisiatif ini sangat tepat guna mendekatkan kembali hubungan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya kalangan akademisi.

Para mahasiswa mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kesempatan dialog yang diberikan. Mereka berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik, menyuarakan aspirasi secara konstruktif, dan bersama-sama berperan menjaga stabilitas serta kondusivitas wilayah Kabupaten Jombang ke depannya.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Polres Jombang yang membuka ruang diskusi seperti ini. Ini sangat membantu kami memahami tugas kepolisian sekaligus menyampaikan pandangan mahasiswa. Harapan kami, sinergi positif ini tidak berhenti di sini, melainkan terus terjalin dan semakin kuat demi kemajuan dan keamanan Jombang,” tutur salah satu perwakilan BEM.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepolisian terus bertransformasi menjadi institusi yang dekat dengan masyarakat, serta menempatkan elemen pemuda dan mahasiswa sebagai mitra setara dalam menjaga persatuan dan keutuhan wilayah.(Azl/Red).






