Beranda / Ragam / Harga Terjangkau, Gula 500 Kg Ludes di Pasar Murah PG Tjoekir.

Harga Terjangkau, Gula 500 Kg Ludes di Pasar Murah PG Tjoekir.

Sudutpandang.co.id, Jombang – Antusiasme warga Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, terlihat sangat tinggi dalam kegiatan pasar murah gula yang digelar hari ini, Jumat (12/6). Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pabrik Gula (PG) Tjoekir dan Pemerintah Desa Bandung, yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

 

Sebanyak 500 kilogram gula disediakan dalam kegiatan tersebut, dan semuanya ludes terjual dalam waktu singkat menyusul tingginya minat warga. Sejak pagi hari, masyarakat sudah mulai berdatangan ke lokasi untuk mendapatkan kesempatan membeli gula.

 

Kepala Desa Bandung, Anang Fauzi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian dunia usaha terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

 

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian PG Tjoekir yang telah bekerja sama dengan pemerintah desa. Alhamdulillah antusiasme masyarakat luar biasa. Pembatasan pembelian ditetapkan maksimal 5 kilogram per orang agar distribusi merata dan manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak warga,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, program ini sangat membantu meringankan beban rumah tangga di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat. Pihaknya berharap kerja sama serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.

 

Sementara itu, perwakilan manajemen PG Tjoekir melalui Asisten Manager Keuangan dan Umum Seno Widyatmoko menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus upaya menjaga stabilitas harga gula di pasar.

 

“Kami menjual gula dengan harga Rp15.000 per kilogram, jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar saat ini, tahap awal kami siapkan 500 kilogram. Jika nanti kebutuhan masih ada, kami akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk kemungkinan kegiatan susulan,” jelasnya.

 

Disebutkan pula, pasar murah ini menjadi yang pertama dilaksanakan sejak PG Tjoekir membuka masa giling 2026. Keberhasilan kegiatan ini menegaskan bahwa program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat sangat dibutuhkan dan mendapatkan sambutan positif.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang baik antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kestabilan ekonomi di tingkat desa.(Azl/Red).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *