Sudutpandang.co.id, Jombang – MTs Negeri (MTsN) 9 Jombang menggelar acara puncak Haflah Akhirussanah pada Selasa (19/5/2026). Mengusung tema “Transformasi Generasi Unggul di Era Digital”, kegiatan berlangsung dengan suasana yang khidmat sekaligus meriah, menjadi momen penting penutupan satu babak perjalanan pendidikan sekaligus pelepasan para siswa.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kepala MTsN 9 Jombang, Abdul Haris, S.Pd., Pengawas Madrasah Sutrisno, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kankemenag Kabupaten Jombang Dr. Arif Hidayatullah, M.Pd.I. , Kepala Desa, para wali murid, serta seluruh dewan guru dan siswa.
Rangkaian acara dipenuhi dengan sambutan yang sarat pesan moral dan harapan, serta diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para siswa berprestasi. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pengawas Madrasah sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan prestasi yang telah diraih selama menempuh pendidikan.
Tekankan Pentingnya Iman, Ilmu, dan Teknologi
Kepala MTsN 9 Jombang Abdul Haris, S.Pd., menegaskan komitmen penuh pihak madrasah dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki pondasi keimanan yang kokoh dan akhlak yang mulia. Beliau mengutip Surah Al-Mujadilah ayat 11 yang menjadi latar belakang panggung, sebagai landasan bahwa ilmu pengetahuan dan keimanan adalah kunci utama ketinggian derajat seseorang di mata Allah maupun sesama manusia.
“Pendidikan di madrasah ini bertujuan membentuk manusia seutuhnya. Di era digital yang penuh tantangan ini, kami berusaha membekali anak-anak dengan ilmu pengetahuan modern sekaligus memperkuat nilai-nilai agama. Jadilah generasi yang cerdas dalam memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kebaikan, serta menjadi pelopor kebaikan di mana pun kalian berada,” pesan Abdul Haris
Khusus kepada siswa kelas IX yang akan segera mengakhiri masa studinya di madrasah ini, beliau berpesan agar semangat belajar tidak pernah padam. “Teruslah belajar, junjung tinggi nama baik almamater, dan jangan lupa menghormati jasa orang tua serta para guru. Madrasah ini adalah rumah kedua kalian. Teruslah berjuang meraih cita-cita, dan kami senantiasa mendoakan kesuksesan kalian,” tambahnya.
Relevansi Tema dengan Tantangan Zaman
Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kankemenag Kabupaten Jombang Dr. Arif Hidayatullah, M.Pd.I. menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala Kemenag yang berhalangan karena tugas dinas mendesak. Ia menyampaikan salam dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia serta keluarga besar madrasah atas terselenggaranya acara yang berjalan tertib dan khidmat.
Arif menekankan bahwa tema yang diangkat tahun ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Mengacu kembali pada QS. Al-Mujadilah ayat 11, ia menjelaskan bahwa ilmu adalah kemuliaan, namun di era digital saat ini, madrasah dituntut untuk bertransformasi. Transformasi ini tidak hanya dalam hal keilmuan agama dan umum, tetapi juga kemampuan memanfaatkan teknologi guna meningkatkan mutu pembelajaran, manajemen, dan pelayanan pendidikan.
“Saya berharap, momentum Haflah Akhirussanah ini bukan sekadar seremoni pelepasan. Jadikan ini sebagai titik tolak untuk terus berbenah, berinovasi, dan mencetak generasi madrasah yang berkarakter, cerdas, dan melek teknologi,” ujar Arif.
Acara ditutup dengan penuh rasa syukur dan harapan besar. Haflah Akhirussanah ini menandai berakhirnya satu fase pendidikan, sekaligus membuka lembaran baru bagi para lulusan MTsN 9 Jombang untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengabdi bagi agama, bangsa, serta negara.(Azl/Red).






