Sudutpandang.co.id, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) gelar Pameran Cagar Budaya Aksara Gata sebagai upaya pelestarian budaya lokal di tengah arus digitalisasi. Dibuka oleh Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Purwanto, didampingi Kepala Disdikbud Jombang Wor Windari. Bertempat di halaman belakang Disdikbud Jombang. Selasa (31/03/2026). Pameran di gelar mulai 31 Maret 2026 hingga 2 April 2026, dihadiri ratusan guru dan siswa SMP/SMA se-Kabupaten Jombang.
Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Purwanto menymapikan, pagelaran ini bertujuan untuk mengangkat dan memperkenalkan kearifan lokal peninggalan leluhur agar dapat diteruskan ke generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda dapat lebih mengenal sejarah dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam aksara tersebut, sekaligus menjadikannya sebagai bagian dari identitas bangsa yang perlu dijaga bersama,” ujarnya.
Pameran yang berlangsung selama 4 hari ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan apresiasi bagi pelajar, budayawan, serta masyarakat umum agar semakin memahami pentingnya melestarikan warisan budaya di tengah kemajuan zaman.
“Kami juga berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin, sehingga generasi muda kita tidak ketinggalan sejarah perjalanan bangsa Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Wor Windari melalui Kepala Bidang Kebudayaan Anom Antono mengungkapkan bahwa tujuan utama pameran adalah memberikan edukasi kepada masyarakat. Khususnya pelajar mengenai jejak sejarah pendahulu, salah satunya melalui Aksara Gata.
“Di dalam pameran ini kami menampilkan berbagai peninggalan budaya seperti Jaladwara dan patung Nandiswara yang menjadi bukti kebesaran peradaban leluhur kita,” paparnya.
Ia berharap pameran ini tidak hanya menjadi sumber pengetahuan baru bagi generasi muda, tetapi juga menjadi ajang hiburan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Jombang.(Red).






