Sudutpandang.co.id, Jombang – Suasana semakin meriah dan kental dengan nuansa budaya di Pabrik Gula (PG) Tjoekir, Senin (4/5/2026) malam. Dalam rangkaian acara Tasyakuran dan Selamatan Buka Giling Tahun 2026, digelar pagelaran Wayang Kulit yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar maupun seluruh undangan. Turut hadir Jajaran Manajer PT. SGN PG Tjoekir, Segenap Forkopimcam Diwek serta segenap jajaran Serikat Pekerja.
Prosesi penyerahan simbolis wayang Ontokusumo oleh General Manajer PT. SGN PG Tjoekir Abdul Azis Purmali kepada Dalang Ki Kondho Brodiyanto menjadi pertanda dimulainya pertunjukan Wayang Kulit dengan lakon “Wahyu Kamulyan”.
General Manajer PT. SGN PG Tjoekir Abdul Azis Purmali menyampaikan, Acara budaya ini tidak hanya sebagai bentuk syukuran atas dimulainya musim giling baru, tetapi juga menjadi wujud pelestarian seni tradisional yang tetap dihidupkan dalam setiap momen penting perusahaan.
” Pagelaran Wayang Kulit menjadi wujud rasa syukur sekaligus rangkaian dimulainya musim giling baru,” ujarnya.
Lanjutnya, pada musim giling 2026 Pabrik Gula Tjoekir optimis untuk mewujudkan target produksi meningkat signifikan.
” Musim Giling 2026 kami memiliki target produksi gula sebanyak 40.000 ton dengan rendemen 7,2 persen sampai 7,3 persen,” tuturnya.
Ia menambahkan, untuk mencapai angka tersebut, Pabrik Gula Tjoekir membutuhkan pasokan tebu sebanyak 542.000 ton. Sekaligus dukungan penuh dari stakeholder dan petani.
” Persiapan matang telah dilaksanakan oleh seluruh jajaran Pabrik Gula Tjoekir, semoga musim giling 2026 berjalan lancar, aman, membawa hasil yang melimpah dan membawa berkah bagi semua pihak.” pungkasnya.(Azl/Red).






