
Sudutpandang.co.id, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan gelar Grebeg Apem Tarhib Ramadhan 1447 Hijriyah / 2026 Masehi. Dibuka secara langsung oleh Bupati Jombang Warsubi didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, bertempat di Alun-Alun Jombang, Kamis (12/2/2026). Dihadiri Sekretaris Daerah Jombang Agus Purnomo, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, perwakilan Kodim 0814 Jombang, perwakilan Satradar 405 Ploso, perwakilan Kemenag Jombang, serta segenap Kepala OPD lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang.
Bupati Jombang Warsubi menyampaikan, Grebeg Apem atau Megengan merupakan tradisi budaya masyarakat Kabupaten Jombang yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan persiapan dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H.
” Megengan ini ditandai dengan pembagian apem kepada masyarakat sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi. Saya juga mengajak umat Islam di Kabupaten Jombang untuk menyikapi perbedaan dalam penetapan awal puasa dengan bijak dan saling menghormati. Karena perbedaan adalah hal yang lumrah, namun persatuan jauh lebih utama, ” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Abah Bupati juga mengingatkan tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bijak dan berkelanjutan, sejalan dengan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan oleh Presiden.
” Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dan bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah secara lebih bijak dan berkelanjutan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto,” tuturnya.
Ditempat sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang Bambang Sriyadi saat laporan kegiatan menyampaikan, Grebeg Apem merupakan kegiatan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan yang berkolaborasi dengan komunitas Sekolah Islam Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Baznas, tim penggerak PKK Kabupaten Jombang dan Dinas Lingkungan Hidup
“ Adapun rangkaian kegiatan di awali dengan arak-arakan tumpeng sebanyak 1 mobil tumpeng besar dan 7 tumpeng tossa, mengambil titik start di Kantor Pemda Jombang dan Finish di alun-alun Jombang. Selain itu juga disediakan tumpeng besar yang berada di aloon-aloon, dengan jumlah 15.750 biji,” ungkapnya
Lanjutnya, Grebeg Apem megengan dan tarhib ramadhan 2026 diikuti oleh 23 lembaga sekolah. Terdiri dari komunitas sekolah islam, SD-MI, SMP-MTs Kementrian Agama serta Sekolah Negeri dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
“ Jumlah peserta sebanyak 2.402 siswa sekolah dasar dan guru pendamping sekolah menengah sebanyak 291 orang serta dari baznas sebanyak 70 orang,” paparnya.
Tidak hanya Grebeg Apem, dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional, TP PKK Kabupaten Jombang bersama Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan Gerakan Sampah Sayang, yakni dengan melakukan pembersihan sampah setelah selesai Grebek Apem. Pungkasnya.(Red).



