Sudutpandang.co.id, Jombang – Suasana penuh kehangatan dan kegembiraan menyelimuti Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jumat (19/9/2026). Dua momen bersejarah berlangsung sekaligus yaitu peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dalam rangkaian kegiatan Panglungan Maulid Night Walk, sekaligus peresmian Pendopo Balai Desa Panglungan, fasilitas yang telah lama diimpikan warga.
Peresmian yang berlangsung meriah tersebut dihadiri langsung oleh Camat Wonosalam Yudha Asmara, Kepala Desa Panglungan Sugiat, jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur Polsek dan Koramil, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat.
Camat Wonosalam Tekankan Pergeseran Paradigma “Pangreh Praja” ke “Pamong Praja”
Dalam sambutannya, Camat Wonosalam Yudha Asmara memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh aparatur Desa Panglungan atas kerja keras dan terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa kehadiran fasilitas pendopo beserta ruangan-ruangan baru ini harus menjadi momentum peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Semoga dengan pendopo serta beberapa lokal ruangan-ruangan baru, bisa memberikan nilai tambah pada pelayanan masyarakat,” ujar Yudha di hadapan warga dan tamu undangan.
Lebih lanjut, Yudha mengingatkan kembali esensi utama seorang abdi negara dan aparatur pemerintah. Mulai dari kepala desa, perangkat desa, hingga jajaran keamanan yaitu melayani, bukan dilayani. Ia menyoroti pentingnya pergeseran filosofi birokrasi dari era kolonial “pangreh praja” (penguasa yang dilayani) menuju “pamong praja” (pelayan dan pengayom masyarakat).
“Kados nek biyen pangreh praja, saiki dadi pamong praja. Pangreh praja niku diladeni, tapi nek pamong praja niku ngeladeni, meladeni,” tegasnya dalam balutan bahasa Jawa yang akrab di telinga warga.
Camat Wonosalam Yudha Asmara didampingi Kepala desa Panglungan Sugiat beserta Kapolsek dan Danramil saat Proses Pemotongan Pita Peresmian Pendopo Balai Desa.
Buah Manis Gotong Royong dan Cita-Cita Bersama
Sementara itu, Kepala Desa Panglungan Sugiat mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi mewujudkan fasilitas impian tersebut. Menurutnya, berdirinya pendopo baru ini merupakan wujud nyata dari cita-cita bersama serta keprihatinan warga yang selama ini belum memiliki balai pendopo representatif.
Berkat kerja keras bersama antara pemerintah desa, BPD, dan seluruh elemen masyarakat, bangunan pendopo tersebut akhirnya berdiri megah.
“Mudah-mudahan apa yang jenengan lakukan, niat baik, tujuan mulia, senantiasa membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, serta menjadi ladang ibadah dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.” tuturnya.
Fasilitas Bersama untuk Kenyamanan Warga
Pemerintah Desa Panglungan menegaskan bahwa balai pendopo baru ini sepenuhnya merupakan milik seluruh warga desa. Keberadaan fasilitas ini diharapkan tidak hanya mempermudah urusan administrasi dan pelayanan harian, tetapi juga menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat luas.
Rangkaian acara peresmian yang sarat makna keagamaan dan kebersamaan ini ditutup dengan doa bersama. Alunan rasa syukur Alhamdulillahi rabbil ‘alamin menggema menutup malam istimewa tersebut, menandai lembaran baru bagi kemajuan pelayanan publik di Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam.(Azl/Red).