Sudutpandang.co.id, Jombang— Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus bergema hingga awal September di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Minggu(6/9/26). Warga Dusun Weru menggelar karnaval budaya bertema “Kebhinekaan dalam Sound Karnaval Indonesia: Berbeda Budaya Satu Irama, Guyub Bersama Indonesia Jaya”. Sebuah bukti nyata bahwa semangat persatuan dan kebersamaan tetap membara di tengah masyarakat.
Kepala Desa Mojongapit, M. Iskandar Arif, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan wadah mempererat silaturahmi antarwarga. Meski sudah memasuki bulan September, semangat memeriahkan momen kemerdekaan tidak luntur di hati masyarakat Dusun Weru.
“Tujuan pertama jelas untuk mempererat silaturahmi antarwarga. Walaupun sudah masuk September, kita tetap ingin memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-81,” ujar M. Iskandar Arif saat melepas karnaval.
Lanjutnya, Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh seluruh warga Dusun Weru yang terbagi ke dalam delapan kelompok, masing-masing mewakili Rukun Tetangga (RT) di wilayah tersebut.
“Setiap kelompok menampilkan kekayaan budaya berupa ragam adat istiadat, tarian tradisional, hingga kreasi kreatif yang digagas sendiri oleh warga, terutama pemuda dan pemudi Dusun Weru sebagai pelopor semangat kreativitas generasi muda,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, Rute karnaval dimulai dari titik start di Dusun Weru dan berkeliling di lingkungan desa, dengan rencana melewati wilayah tetangga Desa Dapurkejambon. Penyelenggaraan telah terkoordinasi dengan baik bersama Pemerintah Desa Dapurkejambon, Kepala Desa, Babinsa, serta Babinkamtibmas setempat demi menjamin kelancaran dan keamanan acara.
“Kita sudah berkomunikasi dengan pihak Desa Dapurkejambon sehingga kegiatan berjalan tertib dan aman,” tambahnya.
Lebih dari sekadar pawai, karnaval ini menjadi simbol keberagaman yang menyatu dalam irama persatuan. M. Iskandar Arif berharap semangat kebersamaan ini semakin memperkokoh guyub rukun, mempererat silaturahmi, dan memperindah hubungan antarwarga. Ia juga menegaskan standar kualitas penyelenggaraan: tahun ini harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
“Kita memang tidak ikut perang mempertahankan kemerdekaan, tapi hari ini kita buktikan bahwa di usia kemerdekaan RI ke-81, warga Dusun Weru tetap mampu melestarikan semangat kemerdekaan melalui kesenian dan kebersamaan. Ini bukti nyata rasa syukur dan cinta tanah air kami,” tegasnya.
Ia berharap karnaval berjalan semarak, aman, lancar, dan sukses hingga selesai. Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan kepada seluruh warga Dusun Weru, Desa Mojongapit, serta panitia yang telah bekerja keras mewujudkan kegiatan ini.
“Hari ini kita berkumpul untuk membuktikan kepada semua orang, bahwa warga Dusun Weru tidak kalah semangatnya dengan warga lainnya dalam merayakan kemerdekaan negeri ini,” paparnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga perwujudan nyata semboyan Bhinneka Tunggal Ika-berbeda-beda tetapi tetap satu jua, di mana keberagaman budaya dihidupkan dan dirayakan sebagai kekuatan bangsa.(Azl/Red).






