Sudutpandang.co.id, Jombang– Keberhasilan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kencana Kabupaten Jombang dalam mengelola pelayanan air bersih kembali diakui dan dijadikan rujukan pembelajaran daerah lain. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Blora berkunjung khusus untuk melakukan studi tiru sekaligus menimba praktik terbaik dalam tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor air minum.
Rombongan Kabupaten Blora dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, didampingi Sekretaris Daerah, para Asisten, kepala perangkat daerah terkait, serta Direktur Utama PDAM Blora. Kedatangan rombongan tersebut disambut hangat oleh Wakil Bupati Jombang, M. Salmanudin Yazid, S.Ag., M.Pd., Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, S.H., M.Si., beserta jajaran pimpinan daerah dan Direktur Perumda Tirta Kencana, Khoirul Hasyim, S.Pd., M.Pd., di Ruang Rapat Perumda Tirta Kencana Jombang, Jumat (22/5/2026).
Wakil Bupati Jombang, M. Salmanudin Yazid, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan kedua kalinya ini. Ia menilai, kedatangan rombongan Blora merupakan bentuk tindak lanjut yang sangat positif sekaligus bukti nyata kian eratnya hubungan dan kerja sama antarkedua daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, saya mengucapkan selamat datang kembali. Kunjungan kedua ini tentu menjadi langkah lanjutan yang sangat baik. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, terjalin hubungan yang semakin erat, komunikasi yang semakin baik, serta sinergi antardaerah yang semakin kuat demi kemajuan bersama,” ujar Salmanudin.
Peran Strategis dan Fokus Pengembangan
Lebih lanjut, Salmanudin menegaskan bahwa keberadaan Perumda Air Minum Tirta Kencana memegang peran sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik. Sebagai penyedia utama air bersih, kinerja perusahaan ini sangat menentukan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, tata kelola yang profesional, efisien, dan berkelanjutan menjadi syarat mutlak yang terus dipertahankan.
“Perumda dituntut mampu menjalankan fungsi pelayanan secara optimal, namun tetap menjaga profesionalitas, efisiensi, dan keberlanjutan usaha agar dapat terus beroperasi melayani masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini arah kebijakan dan pengembangan Perumda Tirta Kencana difokuskan pada tiga hal utama: perluasan cakupan wilayah pelayanan, penguatan sistem manajemen dan tata kelola perusahaan, serta efisiensi operasional yang dibarengi dengan peningkatan kualitas air dan layanan. Pemerintah Kabupaten Jombang terus mendorong BUMD ini agar semakin responsif menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Salmanudin juga berharap, kunjungan ini bukan hanya menjadi kegiatan studi tiru satu arah, melainkan awal dari kerja sama jangka panjang. Pihaknya meminta manajemen Tirta Kencana membuka diri dan berbagi pengalaman seluas-luasnya, serta berkomitmen untuk terus saling bertukar inovasi dan gagasan demi kemajuan bersama.
“Semoga pertemuan ini melahirkan sinergi positif yang membawa manfaat, khususnya dalam meningkatkan performa BUMD dan kualitas pelayanan kepada masyarakat di kedua daerah,” tambahnya.
Belajar Manajemen Hingga Produksi AMDK
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora, Dasiran, mengungkapkan bahwa tujuan utama kunjungan timnya adalah untuk mendalami sistem pengelolaan perusahaan daerah yang berkualitas. Pihaknya ingin belajar langsung terkait penataan manajemen yang lebih baik serta strategi peningkatan kualitas air baku, guna meminimalkan keluhan masyarakat.
“Kualitas air di Blora sebenarnya sudah relatif bagus. Namun ke sini kami ingin belajar bagaimana memperbaiki tata kelola manajemen agar lebih maju, dan bagaimana meningkatkan kualitas bahan baku agar kepuasan masyarakat semakin tinggi,” ungkap Dasiran.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Blora, Yan Riya Pramono, mengakui bahwa banyak hal yang masih perlu dipelajari pihaknya, mengingat Perumda Tirta Kencana Jombang dikenal sukses dan telah mengantongi berbagai penghargaan bergengsi. Menariknya, kunjungan ini juga menjadi langkah awal rencana pengembangan usaha baru PDAM Blora.
“Selama ini kami baru bergerak di pelayanan air bersih saja. Rencananya setelah belajar di sini, kami akan berinovasi menghadirkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan menggandeng Perumda Tirta Kencana Jombang,” ungkap Yan Riya penuh antusias.
Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi teknis mendalam serta peninjauan langsung rombongan Blora ke lokasi kantor produksi AMDK “Tirta Berkah (Tiber)”, unit usaha unggulan milik Perumda Tirta Kencana Jombang yang menjadi pusat perhatian dan bahan pembelajaran utama dalam kunjungan kali ini.(Azl/Red).






