Sudutpandang.co.id, Jombang – Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, memberikan penghargaan kepada personel yang menunjukkan prestasi dan dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas. Pemberian penghargaan berlangsung usai apel pagi di Lapangan Polres Jombang, Senin (3/8/2026), sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan komitmen seluruh jajaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sebanyak sembilan personel dan tiga kepolisian sektor menerima penghargaan dalam berbagai kategori. Untuk kategori pengungkapan minuman keras (miras) terbanyak di jajaran Polsek sepanjang Semester I Tahun 2026, peringkat pertama diraih Polsek Peterongan, disusul Polsek Gudo di peringkat kedua dan Polsek Diwek peringkat ketiga.

Sementara itu, penghargaan atas konsistensi pengungkapan kasus miras diberikan kepada Ipda Satria Ramadhan (Kanit 1 Satresnarkoba), atas keaktifan pengiriman berita diterima Brigpol Zaenal Chamami (Bamin Sie Humas), serta penghargaan atas dedikasi dan penampilan terbaik diberikan kepada Aipda Siono, Aipda Junaidi, Bripda Tegar Prakoso, dan Bripda Andre Syah Mutiara Sakti.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan komitmen penuh pelaksanaan program Zero Miras yang digulirkan secara konsisten sejak Januari 2025. Menurutnya, peredaran miras menjadi salah satu pemicu utama berbagai tindak kriminal dan gangguan keamanan.
“Hingga akhir 2025, Polres Jombang berhasil mengamankan 30.763 botol miras berbagai jenis. Sepanjang Januari–Juni 2026, jumlah yang diamankan telah mencapai lebih dari 7.000 botol. Keberhasilan ini adalah buah dari konsistensi seluruh personel,” ujar AKBP Ardi Kurniawan.
Ia memperingatkan tegas agar tidak ada satu pun personel yang terlibat atau mengambil keuntungan dari peredaran miras. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku tanpa kompromi.
Pemberantasan miras juga dinilai sebagai wujud nyata menjaga marwah Jombang sebagai Kota Santri. Hasilnya, angka kriminalitas seperti pembunuhan, perampokan, pengeroyokan, dan perkelahian massal turun signifikan. Bahkan pada periode Agustus–November 2025, Jombang masuk dalam daftar wilayah yang dinilai aman secara nasional.
Menghadapi pelaksanaan Muktamar NU ke-35 pada 27–31 Agustus 2026, Kapolres meminta seluruh personel meningkatkan kemampuan melalui latihan berkelanjutan guna menjamin pengamanan yang profesional, aman, dan nyaman bagi ribuan peserta yang hadir dari berbagai daerah hingga mancanegara.
“Jaga konsistensi memberantas miras, tingkatkan kemampuan lewat latihan yang disiplin, dan sukseskan pengamanan Muktamar NU demi menjaga keamanan sekaligus nama baik Kabupaten Jombang sebagai Kota Santri,” tegasnya.(Azl/Red).






