Sudutpandang.co.id, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menggelar acara akbar bertajuk “Festival 16.30” di lokasi wisata Tirta Wisata, Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Energi Muda Mengubah Dunia”, kegiatan ini digelar sebagai upaya strategis untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata sekaligus memberikan wadah kreativitas bagi generasi muda.
Kepala Disporapar Kabupaten Jombang, Nur Evva Maylia menjelaskan, Festival ini secara khusus ditujukan untuk kalangan usia produktif mulai dari 16 hingga 30 tahun. kelompok usia ini merupakan potensi besar yang dimiliki daerah. Data menunjukkan sekitar 23 persen populasi masyarakat Jombang berada pada rentang usia tersebut.
“Mereka adalah potensi yang luar biasa untuk mendongkrak sektor pariwisata jika dikelola dengan baik. Oleh karena itu, kami hadirkan wadah ini agar mereka bisa berkreasi dan berpartisipasi aktif,” ujarnya.

Berbagai kegiatan menarik digelar memadukan unsur olahraga, lingkungan, hingga budaya. Rangkaian acara dimulai dengan senam bersama, dilanjutkan dengan aksi kepedulian lingkungan melalui tebar benih ikan, serta kegiatan memancing. Tidak hanya itu, acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya, termasuk musik keroncong untuk melestarikan kearifan lokal.
” Salah satu daya tarik utama acara ini adalah adanya city tour. Diikuti oleh komunitas pemuda, Paguyuban Guk Yuk, Purna Paskibra, Pemuda Pelopor hingga perwakilan atlet yang diajak berkeliling mengunjungi sejumlah titik ikonik di Kabupaten Jombang, antara lain kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), Pendopo Kabupaten, hingga Klenteng,” tuturnya.
Nur Evva menambahkan, Festival 16.30 juga menjadi strategi untuk menghidupkan kembali kawasan wisata yang pernah menjadi ikon Kabupaten Jombang, seperti Tirta Wisata. Melalui event rutin ini, diharapkan minat dan antusiasme masyarakat untuk berkunjung kembali meningkat signifikan.
“Setelah beberapa kali kita menggelar kegiatan di sini, antusias masyarakat memang terlihat meningkat. Kami ingin menciptakan ruang publik yang bermanfaat dan nyaman bagi warga,” ungkapnya.
Ke depannya, Disporapar Jombang berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin yang diselenggarakan setiap dua bulan sekali. Langkah ini diambil untuk terus memberikan kesempatan bagi anak muda menampilkan potensi dan kebolehan mereka, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi dan pariwisata daerah.pungkasnya(Azl/Red).






