Sudutpandang.co.id, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang menerima kunjungan kerja studi tiru dari Pemerintah Kabupaten Blora. Agenda ini difokuskan untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor air minum, khususnya Perumdam Tirta Kencana Jombang yang memiliki reputasi nasional.
Rombongan dari Blora dipimpin langsung oleh Bupati Arief Rahman, didampingi Wakil Bupati Sri Setyorini, Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kedatangan mereka disambut hangat oleh Bupati Jombang Warsubi, Sekda Agus Purnomo, Staf Ahli, kepala OPD terkait, dan Direktur Perumdam Tirta Kencana, Khirul Hasyim, di Ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (23/04/2026).
Bupati Jombang Warsubi menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi wadah bertukar pikiran terkait strategi pengembangan bisnis, termasuk inovasi produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang dikembangkan oleh Perumdam setempat.
“Perumdam Tirta Kencana merupakan salah satu BUMD unggulan Kabupaten Jombang yang bergerak di sektor pelayanan air bersih. Keberadaannya sangat vital sebagai penyedia layanan air minum, pendukung kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Warsubi menjelaskan, alasan Blora memilih Jombang sebagai tujuan studi tiru tidak lepas dari berbagai prestasi gemilang yang telah diraih. Perumdam Tirta Kencana terbukti konsisten menjaga kinerja terbaik di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, Perumdam Tirta Kencana berhasil membawa pulang medali emas pada ajang Top BUMD Awards 2026. Ini berkat konsistensi mempertahankan predikat bintang 5 selama empat tahun berturut-turut. Direktur kami juga dinobatkan sebagai Top CEO BUMD 2026,” paparnya.
Ia menegaskan, komitmen Pemkab Jombang adalah memastikan pemenuhan kebutuhan dasar air minum yang layak, aman, dan berkelanjutan, serta terus mendorong peningkatan kualitas layanan BUMD.
Sementara itu, Bupati Blora Arief Rahman mengaku tertarik mendalami manajemen dan tata kelola yang diterapkan di Jombang. Menurutnya, pengalaman ini sangat berharga untuk diterapkan di daerahnya.
“Dalam studi tiru kali ini ada beberapa poin penting yang perlu kami bawa pulang ke Blora, yakni struktur penataan bisnis yang kuat di Perumdam Tirta Kencana, serta strategi pengelolaan dan pemasaran Air Minum Dalam Kemasan (AMDK),” jelasnya.
Arief juga berharap, sinergi antara kedua kabupaten tidak hanya berhenti di sektor air minum, tetapi bisa berkembang ke bidang lainnya.
“Kami berharap ke depannya bisa terjalin kerjasama yang lebih luas, misalnya di sektor pangan dan pertanian,” tambahnya.
Usai melakukan pertemuan dan diskusi, rombongan Pemkab Blora juga melakukan kunjungan lapangan. Mereka meninjau langsung Instalasi Air Minum Tiber yang berlokasi di Desa Plandi.
Di lokasi tersebut, rombongan diajak melihat secara teknis proses pengolahan, filtrasi, hingga pendistribusian air bersih yang dilakukan secara modern dan higienis oleh Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang.(Azl/Red).






